Jurnal24jam. -Meranti, – Ramli Ishak, mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, menyoroti proyek pembangunan jaringan irigasi sumur air tanah di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau. Ia telah melakukan peninjauan ke beberapa desa dan menemukan bahwa kualitas pekerjaan diragukan.
“Proyek ini adalah program Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan Indonesia sebagai negara tahanan pangan, tapi pelaksanaannya tidak sesuai aturan,” kata Ramli. Ia menemukan bahwa beberapa desa belum sepenuhnya siap 100 persen, dan tidak ada informasi tentang anggaran dan pelaksana proyek.
Ramli Ishak mengharapkan wakil rakyat Dapil Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir melakukan hearing dengan DPRD, Sekda Prov, dan PUPR Provinsi Riau untuk mempertanyakan keseriusan pihak terkait dalam menjalankan program ini.
Ramli Ishak, menghimbau pihak yang berwenang untuk segera memproses proyek pembangunan jaringan irigasi sumur air tanah di Kepulauan Meranti. “Anggarannya pasti mencapai puluhan miliar, ini harus diusut aliran anggaran sampai proses pekerjaan,” kata Ramli.
Ia menduga ada indikasi penyelewengan anggaran dan meminta agar program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat petani. “Kita mau program ini tidak hanya sekedar cair, tapi harus permanfaat bagi masyarakat,” tambah Ramli. (zamri)
![]()
