JURNAL24JAM.COM — DELI SERDANG — Distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan mengarah pada PT. Langgeng Aman Selamanya yang melalui distributornya, PT. Nabati Jaya Mandiri, diduga menerapkan sistem bundling dalam penyaluran Minyakita ke tingkat pengecer.
Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah pelaku usaha kecil dan pedagang eceran mengeluhkan pola pembelian yang dinilai tidak wajar. Minyakita disebut tidak dapat diperoleh secara terpisah, melainkan harus dibeli bersamaan dengan produk lain yang tidak termasuk dalam program subsidi pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber di tingkat pengecer, Minyakita kerap hanya tersedia apabila pedagang bersedia membeli produk tambahan dalam satu paket distribusi. Kondisi ini menyebabkan pedagang harus mengeluarkan biaya lebih besar, meskipun Minyakita sendiri memiliki harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Akibatnya, sebagian pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual Minyakita kepada konsumen akhir, atau bahkan memilih tidak menjualnya sama sekali karena margin yang dianggap tidak masuk akal.
Sehingga dalam hal ini, pedagang kecil menjadi pihak yang paling terdampak. Mereka berada di posisi lemah dalam rantai distribusi, karena keterbatasan modal dan ketergantungan pada distributor. Sementara itu, konsumen akhir berisiko menanggung harga yang lebih tinggi atau menghadapi kelangkaan produk di pasaran.
Sejumlah pihak juga mendorong agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Deli Serdang segera memeriksa PT. Langgeng Aman Selamanya dan PT. Nabati Jaya Mandiri guna menindaklanjuti dugaan praktik bundling tersebut. Selain itu, desakan juga ditujukan kepada Komisi II DPRD Deli Serdang agar segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan memanggil pihak-pihak terkait dalam rangka klarifikasi atas isu yang tengah beredar di masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PT. Langgeng Aman Selamanya maupun PT. Nabati Jaya Mandiri terkait dugaan penerapan sistem bundling tersebut. Klarifikasi dari pihak terkait dinilai penting guna memberikan kejelasan kepada publik serta mencegah berkembangnya spekulasi.
![]()
